Pertumbuhan domain internet Indonesia (.id, dibaca dot id-red) belum seperti diharapkan, dan target 50.000 domain tahun ini baru tercapai 42.329 domain.

“Masyarakat lebih suka menggunakan .com daripada .co.id, padahal .co.id menyuarakan identitas domain Indonesia sendiri,” kata Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Teddy Sukardi di Jakarta, Senin.

Selain itu .co.id lebih terlegitimasi daripada .com, hal itu disebabkan .co.id hanya bisa diperoleh untuk suatu portal yang identitasnya jelas, dengan demikian sulit dipakai untuk penipuan.

“Masyarakat yang menginginkan domain .co.id harus meregistrasi dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), sedangkan .com tidak meminta identitas,” kata Teddy.

Pada domain .com yang tidak memerlukan klarifikasi, selain rawan terjadi penipuan, juga banyak terjadi perebutan hak atas nama portal, ujarnya.

Ia juga membantah jika registrasi domain .id mahal, karena untuk suatu portal perusahaan komersil .co.id hanya dikenakan Rp100 ribu per tahun, bahkan untuk portal suatu organisasi .or.id, portal suatu institusi pendidikan tinggi .ac.id atau portal sekolah .sch.id hanya Rp50 ribu per tahun.

Dalam kesempatan itu Teddy mengatakan, pertumbuhan domain .id memang terus meningkat, di mana pada tahun 2000 ketika pertama kali dot id diluncurkan populasinya baru 8.573 domain, namun sekarang Agustus 2009 sudah sampai sekitar 42 ribu domain.

Sejak tahun 2000 pertumbuhan dot id berfluktuasi, pada 2000 ke 2001 tumbuh 26,8 persen, 2002 naik 20 persen, 2003 dan 2004 naik 19 persen, tahun 2005 18,6 persen, tahun 2006 37,2 persen, 2007 sebanyak 27,8 persen dan kenaikan paling drastis terjadi pada 2008 sebesar 87,7 persen.

“Sedangkan untuk 2009 kenaikannya sampai delapan bulan ini baru sebesar 25,8 persen,” katanya.

Populasi aktual .id pada 2009 ini, ujarnya, untuk .co.id sebanyak 19.013 domain, .web.id 13.222, .or.id 3.201, .ac.id 1.407, .sch.id 3.255, .net.id 282, .go.id yang dikelola Depkominfo 1.892 dan untuk .mil.id 57 domain.

Teddy juga mengatakan, pada akhir 2007 sempat dilakukan penghapusan 20.774 domain yang tidak bertuan karena sudah lama pemiliknya tidak memperpanjang domainnya, sehingga dari populasi domain .id pada 2007 sebanyak 38.682, pada akhir 2008 turun menjadi 33.627 domain.