MUELHEIM, KOMPAS.com — Kecerobohan itu harus dibayar mahal. Otoritas di Kota Muelheim, Jerman, menghabiskan biaya sebesar 100.000 euro atau setara dengan Rp 1,2 miliar untuk menemukan seekor ular yang hilang.

Ketika ditemukan pun, ular itu sudah mati. ”Kami harus berbuat apa pun untuk menemukan kobra itu,” ujar Volkter Wiebels, juru bicara di kantor wali kota setempat.

Setelah kobra berbisa itu lepas dari kandangnya pada Maret lalu, pemadam kebakaran memeriksa seluruh apartemen. Mereka juga memindahkan berbagai macam perabot dan menyisir apartemen pemilik ular tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga menutup semua jalan yang mungkin akan dilewati si kobra.

Akhirnya, setelah pencarian selama beberapa pekan, ular itu ditemukan mati di atap apartemen pemiliknya. Ketika itu, biaya operasional pencarian ular telah mencapai 100.000 euro.

Tampaknya biaya sebesar 40.000 euro akan diambil dari dana pajak kota karena ular yang lepas dianggap membahayakan keselamatan umum. Sisanya harus ditanggung oleh pemilik ular. Padahal, si pemilik yang berusia 19 tahun itu membeli ular tersebut hanya dengan 70 euro. Belum jelas juga apakah pemilik ular itu akan membayar sebagian biaya tersebut karena saat ini dia tengah menganggur. Wah….